Ikan Bakar Bidakara

7

June 4, 2007 by snefera

Di sekitar Pancoran ada tempat makan dengan menu khusus ikan bakar, tepatnya di belakang Hotel Bumi Karsa Bidakara. Sepertinya hanya buka dari sore hari sampai malam saja. Tempatnya Amigos Style, maksudnya bukan restoran khas Meksiko atau sejenisnya, tapi ‘restoran’ Agak MInggir GOt Sedikit🙂 Ada beberapa jenis ikan laut yang menjadi pilihan: ikan Krapu, ikan Cakalang, ikan Kuweh, dll. Ikan bakar disajikan bersama dua jenis sambal: sambal cabe merah dan sambal tomat. Beeh…sambalnya maknyus. Tidak percaya? Berikut cerita waktu pertama kali saya makan di sana.

Karena saya sudah lama tidak makan di ‘restoran’ amigos dan memang sudah ada niatan untuk mentraktir teman dalam rangka ulang tahun saya😛 Kebetulan Yudhi pernah bilang ada tempat makan enak di belakang Bidakara, jadilah saya, Yudhi dan seorang teman lagi – Faisal, makan ke sana sepulang kantor pada malam itu. Dari beberapa koleksi ikan yang masih tersisa, Yudhi menyarankan untuk memilih Ikan Krapu karena menurut dia lebih enak. Ok, kita pesan Krapu.

Agak lama memang menunggu sampai ikan siap disantap, tetapi tidak masalah karena bisa menunggu sambil ngobrol-ngobrol. Jadi, jangan pernah makan di sini sendirian karena dapat menyebabkan kebosanan menunggu. Dan akhirnya setelah penantian yang agak lama, tersajilah nasi dan ikan Krapu yang siap disantap bersama dua jenis sambal.

Pada cicipan pertama ternyata terbukti ikan bakar ini memang enak ditambah lagi sambalnya menjadi lebih maknyus. Boleh juga pilihan Yudhi . Tapi Faisal memilih jalan yang berbeda untuk menikmati ikan bakar ini, dia lebih memilih kecap untuk menemani ikan bakarnya dan tidak tergoda dengan sambal itu.

Yudhi: Ini lho Sal, makannya pake sambel biar enak. Cobain deh yang ijo, itu tomat kok.
Faisal: Nggak ah, sambelnya pedes kayaknya. Gue pake ini aja, kecap style.
Saya: Beeeh….maknyus, bener nih enak banget kalo pake sambel ini. Gue aja jadi pengen nambah nasi nih. Ada yang mau nambah nggak? Tenang aja, gue yang traktir semua.
Y: Iya, gue nambah donk. Lu nggak nambah Sal?
F: Ga deh, udah kenyang gue.
S+Y: (yakiiiiiiiiiiiin udah kenyang????)

Tapi akhirnya Faisal tergoda juga untuk mencoba sambal itu. Mungkin penasaran melihat saya dan Yudhi jadi lahap begini makannya, padahal mereka ini kurus-kurus tumben makannya banyak. Efek sambal itu pun akhirnya menjalar ke syaraf-syarafnya sampai ke sumsum tulang belakang dan mungkin syaraf di otak kecilnya juga, dan seketika Faisal menderita amnesia. Ha ha, terlalu hiperbola ya? Dia lupa tadi dia bilang sudah kenyang, tapi tangannya sudah mulai menjalar ke nasi tambahan yang baru datang.

Hotel Bumi Karsa

7 thoughts on “Ikan Bakar Bidakara

  1. riezKaa says:

    Duh duh…nampak kalian sangat menikmati sekali makannya..^_^, ampe maknyuss gituh…sayang sekali wir..gw ga suka Ikan..! hehehehe….

  2. anonymous says:

    tul….emang uenak!!!jadi pengen ke sana lagi,sayang jaraknya dari Bandung jauh g ketulungan ^_*

  3. standalone says:

    Biasa aja tuh….
    (padahal habis 2 nasi, 1 bawal bakar, 1 perkedel jagung dan 2 estea, huehuehue)

  4. gufy says:

    BENER- BENER enakkkkk !!!!

  5. co-that says:

    @standalone emang perut loo melar pii!!! bukan salah sambalnya bwawhahahahahahha

  6. weeta says:

    belah mana wir? ada referensi t4 mkn jakarta yang enak lainnya kah? minta donk buat gua k jkt jalan2 ama mr Bangkit😀

  7. idan says:

    Sekarang kan dah 2010 nich…
    Pas posting kan 2007,
    kira-kira IKan Bakar Bidakara masih ada ga?😀

    yummmyyy kayak na ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: